WHAT'S NEW?
Loading...

Indonesian people = trend follower?

Judul post ini perlu pake tanda tanya ngga sih? Karena saya tidak berani menyimpulkan bahwa orang indonesia adalah pengikut tren, maka saya pake tanda tanya.

Walau begitu, saya melihat kecenderungan bahwa kita orang indonesia mudah terbawa tren. Ambil contoh dengan fenomena facebook. Saat di amerika sana orang rame-rame pake facebook, orang indonesiapun ikutan pake dan meninggalkan friendster. Dan sekarang indonesia berada di posisi kedua pengguna facebook terbanyak.

Blackberry, yang padahal notabene diperuntukan bagi kalangan bisnis, karena di luar sana sudah tren orang indonesiapun rame-rame pake. Walau kebanyakan bukan untuk bisnis tentunya, ngikut tren aja.

Twitter, pengguna twitter di indonesia sangat banyak dan tweet dari indonesia sempat menempati posisi kedua pula. Jadi jika ada tren di dunia, orang indonesia hampir pasti jadi pengikut terbesar.

Harus malu atau bangga sih? Seharusnya malu juga! Well, sebenarnya ini bagus. Bagus bukan dalam posisi yang suka 'ngikut', bagus bagi para pelaku bisnis. Dan ini adalah peluang besar!!! Eh, BESAR.

Ayo bikin produk yang keren, bagus, gaul dan gaya. Produknya jangan yang serius dan ngga perlu terlalu berguna. Yang penting keren! Publikasikan produk ini dengan baik, buatlah menjadi tren baru. Saya yakin produk ini akan laris manis dalam waktu singkat.

Tantangannya, membuat produk yang 'keren' lebih susah dari pada membuat produk yang berguna.

Mari gunakan peluang ini !

2 komentar:

Jonisupriadi mengatakan...

Itulah kalimat cerdas Kang 3@ yang mewakili penilaian khalayak publik bahkan lebih dari itu Mang Joni membuat title untuk memperjelas itu dengan istilah The Largest Trend Follower, ups...hiperbola sekali namun Mang Joni kira nggak itu lebih dari opini pribadi aja, walaupun Mang Joni tak berbekal data statistik yang cukup namun apa yg ditulis Kang 3@ itu sudah cukup menggambarkan realita yg kita liat sehari-hari. Harapan besar menghinggapi Mang Joni bo yao setidaknya dari the follower berangsur merangkak kita mudah2an menjadi new trend setter setidaknya kita mungkin butuh waktu untuk membuktikannya.

Jonisupriadi mengatakan...

Itulah kalimat cerdas Kang 3@ yang mewakili penilaian khalayak publik bahkan lebih dari itu Mang Joni membuat title untuk memperjelas itu dengan istilah The Largest Trend Follower, ups...hiperbola sekali namun Mang Joni kira nggak itu lebih dari opini pribadi aja, walaupun Mang Joni tak berbekal data statistik yang cukup namun apa yg ditulis Kang 3@ itu sudah cukup menggambarkan realita yg kita liat sehari-hari. Harapan besar menghinggapi Mang Joni bo yao setidaknya dari the follower berangsur merangkak kita mudah2an menjadi new trend setter setidaknya kita mungkin butuh waktu untuk membuktikannya.